Pendahuluan
Dalam Islam, harta duniawi bukanlah tujuan utama hidup, melainkan sarana untuk beribadah kepada Allah SWT. Rasulullah SAW telah memberikan teladan terbaik dalam hal mengelola harta, yaitu dengan mencukupkan diri pada kebutuhan dan tidak berlebihan. Sikap beliau mencerminkan ketaatan, kesederhanaan, dan ketawakkalan yang seharusnya menjadi pedoman hidup setiap Muslim.
- 1. Pembatasan Harta DuniawiRasulullah SAW mengajarkan agar tidak mengumpulkan harta duniawi melebihi kebutuhan satu tahun. Hal ini bertujuan agar manusia tidak terjerumus dalam sikap tamak, cinta dunia, dan melupakan akhirat. Harta yang berlebihan seringkali menjadi fitnah yang melalaikan, sementara harta yang cukup akan mengajarkan kita untuk bersyukur dan berserah diri kepada Allah.
- 2. Teladan Rasulullah SAWRasulullah SAW menyiapkan bekal untuk sebagian istrinya hanya cukup untuk satu tahun. Bahkan beliau sering berdoa:
اللَّهُمَّ اجْعَلْ رِزْقَ آلِ مُحَمَّدٍ قُوتًا
“Ya Allah, jadikanlah rezeki keluarga Muhammad sekadar cukup.”,
bagi istri-istri beliau yang memiliki keimanan kuat, Rasulullah SAW tidak menyiapkan bekal melebihi satu hari atau setengah hari. Hal ini menunjukkan betapa pentingnya tawakal kepada Allah SWT dalam urusan rezeki.
- 3. Nasihat untuk Mengamalkan AjaranPara ulama menekankan agar umat Islam benar-benar mengamalkan ajaran ini dalam kehidupan sehari-hari. Seseorang hendaknya selalu berdoa, berusaha mencukupkan diri dengan apa yang ada, serta tidak melupakan untuk mendoakan kebaikan bagi guru, ulama, dan sesama Muslim.
- 4. Arahan dalam BerdoaDoa adalah senjata seorang Mukmin. Oleh karena itu, dalam memanjatkan doa, kita dianjurkan untuk membaca doa-doa yang sahih dan sesuai tuntunan Rasulullah SAW. Salah satu doa yang diajarkan adalah:
اللَّهُمَّ كُنْ لَنَا وَلَا تَكُنْ عَلَيْنَا
“Ya Allah, jadilah Engkau bersama kami, dan janganlah Engkau menjadi lawan kami.”
Doa ini berisi permohonan agar Allah selalu menolong kita dalam setiap urusan, menjaga dari kesulitan, serta menjauhkan dari kemurkaan-Nya.
- 5. Anjuran Membaca DoaDoa ini dianjurkan untuk dibaca setiap waktu, khususnya setelah selesai menunaikan salat. Dengan rutin berdoa, hati akan menjadi tenang, iman semakin kuat, dan kita senantiasa merasa dekat dengan Allah SWT.
Kesimpulan :
Hidup sederhana, mencukupkan diri dengan rezeki yang halal, serta tawakal kepada Allah SWT adalah kunci kebahagiaan dunia dan akhirat. Meneladani Rasulullah SAW dalam mengelola harta akan menjaga kita dari sifat tamak, cinta dunia, dan melupakan akhirat.
Oleh : Ukhti Nadira Alkhalifia
(Alumni Pondok Pesantren Azzikra Depok)
Editor : Ustadzah Indah Khoirunnisa L.c
(Guru Diniyah Pesantren Azzikra Depok)




