Menjaga Integritas Ilmu dan Proses dalam Menapaki Jalan Akademik

Menjaga Integritas Ilmu dan Proses dalam Menapaki Jalan Akademik

Perjalanan menuntut ilmu adalah kisah panjang tentang kesungguhan, niat yang lurus, dan keberanian menjaga nilai di setiap prosesnya. Hal inilah yang tercermin dari sosok Ustadzah Zukhruful Irbah, salah satu figur inspiratif yang pernah menimba ilmu di Pesantren Tahfidz Yatama Az-Zikra Depok.

Ustadzah Zukhruful Irbah berasal dari Banyuwangi, Jawa Timur. Saat ini beliau masih berada di kampung halaman dan insyaAllah akan melanjutkan aktivitas di Jakarta pada Januari mendatang. Perjalanan pendidikannya di Pesantren Tahfidz Yatama Az-Zikra dimulai ketika beliau berada di jenjang SMA. Meski masa belajarnya tidak berlangsung penuh hingga akhir jenjang karena sempat berpindah lebih awal, pengalaman di pesantren menjadi bagian penting dalam pembentukan cara berpikir dan nilai hidupnya.

Lingkungan pesantren memberikan banyak pembelajaran, tidak hanya dalam aspek keilmuan agama, tetapi juga dalam pembentukan karakter. Dari sanalah tumbuh kesadaran bahwa ilmu bukan sekadar kumpulan pengetahuan, melainkan amanah yang harus dijaga dengan akhlak dan tanggung jawab.

“Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat.”
(QS. Al-Mujādilah: 11)

Ketertarikan Ustadzah Zukhruful Irbah pada dunia kepenelitian ilmiah menjadi salah satu pendorong utama beliau melanjutkan pendidikan hingga jenjang magister. Baginya, pendayagunaan akal pikiran, pengaplikasian ajaran agama, pemahaman sains, serta implementasi nilai moral merupakan fondasi penting dalam membangun peradaban muslim yang lebih maju. Lingkungan ilmiah menjadi ruang yang memungkinkan nilai-nilai tersebut saling bertemu dan tumbuh secara seimbang. Saat ini, beliau menempuh pendidikan S2 melalui beasiswa LPDP sebagai salah satu ikhtiar untuk mewujudkan cita-cita tersebut.

Prinsip hidup yang beliau pegang hingga kini terasa sederhana namun sarat makna: “Jangan main kotor di setiap prosesnya.” Maksud dari ungkapan ini adalah menjauhi cara-cara tercela, tidak jujur, dan tindakan yang merusak nilai. Selebihnya, agama telah mengatur tata tertib kehidupan manusia dengan sangat lengkap.

Prinsip ini sejalan dengan sabda Rasulullah ﷺ:

“Sesungguhnya Allah mencintai jika salah seorang di antara kalian melakukan suatu pekerjaan, ia melakukannya dengan itqan (sungguh-sungguh dan profesional).”
(HR. Thabrani)

Menariknya, ketika menengok ke masa lalu, Ustadzah Zukhruful Irbah menggambarkan dirinya sebagai pribadi yang sangat serius. Buku-buku yang dibaca pun selalu bertema berat dan akademik. Jika diberi kesempatan memberi pesan kepada dirinya yang dulu, beliau akan mengatakan, “Bacalah buku novel juga.” Dari fiksi, empati dapat diasah, rasa dapat dipertajam, dan pemahaman terhadap manusia menjadi lebih utuh. Keseimbangan antara bacaan fiksi dan nonfiksi ternyata mampu membentuk keilmuan yang lebih manusiawi.

Imam Al-Ghazali رحمه الله pernah berkata, “Ilmu tanpa akhlak adalah kegilaan, dan akhlak tanpa ilmu adalah kesia-siaan.” Pesan ini sejalan dengan perjalanan hidup beliau, bahwa ilmu perlu dibingkai dengan nilai, dan keseriusan perlu disertai kelembutan hati.

Kisah ini menjadi pengingat bagi para santri dan pembaca azzikradepok.com bahwa setiap langkah dalam menuntut ilmu memiliki makna, meski terkadang jalannya tidak lurus atau tidak selalu sesuai rencana. Selama niat dijaga, proses ditempuh dengan bersih, dan nilai agama menjadi pedoman, maka setiap perjalanan akan meninggalkan pelajaran berharga. Dari pesantren, dari buku, dari proses yang jujur, lahir insan-insan yang siap berkontribusi bagi umat dan peradaban.

Reporter: Ukhti Diva Alifia Nabila Bhayangkara
(Alumni Pesantren Tahfidz Yatama Az-Zikra Depok)

Editor: Ustadzah Siti Fatimatuzzahro
(Guru Halaqoh Qur’an Pesantren Tahfidz Yatama Az-Zikra Depok)

Ukhti Diva Alifia
Ukhti Diva Alifia

Alumni Pesantren Azzikra Depok Tahun 2025 | Mengabdi di Pesantren Yatama & Dhuafa Azzikra Depok Tahun 2025-2026

Related Posts
Leave a Reply

Your email address will not be published.Required fields are marked *